Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2015 @ majalahbuser.com
Jakarta - Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.

Permintaan maafnya ini disampaikan pada konferensi pers jelang peringatan HUT TNI ke-70 yang akan dilangsungkan di Dermaga Pantai Indah Kiat, besok Senin 5 Oktober 2015.

Masih banyaknya oknum TNI yang tega menyakiti hati masyarakat dan kerap membuat masalah memaksa Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
"Saya menyadari masih ada oknum TNI yang tega menyakiti hati rakyat, membuat hal yang tidak senonoh, tidak semestinya dilakukan. Dalam hal ini saya mengucapkan dengan hati yang tulus permintaan maaf yang sebesar-besarnyanya kepada masyarakat Indonesia," kata Gatot saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu 4 Oktober 2015

Dengan mengusung tema 'bersama rakyat TNI  kuat, hebat dan siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian', mantan KSAD itu menyampaikan dua hal. Pertama, Gatot menyadari bahwa merujuk fakta sejarah perjuangan bangsa, TNI sebenarnya lahir dari rakyat.

"Pejuang yang berjuang merebut kemerdekaan tanpa memandang suku agama ras , golongan, rakyat dengan dilandasi semangat gotong royong dengan energi sosial merdeka atau mati. Rakyat mengangkat senjata yang ada untuk mengusir penjajah. Inilah cikal bakal lahirnya TNI. Maka jelas TNI adalah anak kandung rakyat, TNI dari rakyat," ungkapnya

Selanjutnya, menyikapi kondisi bangsa yang tengah kesulitan, ia mengajak semua elemen bangsa untuk tidak saling memaki, serta menyalahkan orang lain. Gatot mengaku, tanpa bantuan serta kerja sama dari semua komponen masyarakat, kemerdekaan tidak akan pernah dilahirkan.

"Inilah yang perlu saya ingatkan dan marilah kita bersama kembali pada budaya luhur bangsa ini saling membantu antar komponen. Rakyat juga memiliki tanggung jawab dan kewajiban bela negara dan bangsa," kata Gatot.

Baru Gladi Resik HUT, TNI Sudah Bikin Kagum Warga

Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Tentara Nasional Republik Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2015 mendatang, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo bersama seluruh jajaran TNI diketahui tengah menggelar gladi resik di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Sabtu, 3 Oktober 2015.

Tema yang diangkat dalam HUT TNI kali ini adalah 'Bersama Rakyat TNI kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian'.

Selain akan dihadiri oleh Panglima TNI, gladi resik nantinya juga akan dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna.

Dalam gladi resik ini, seluruh pasukan TNI yang hadir mengikuti simulasi upacara. Bahkan, pembawa acara dalam gladi resik juga menyebutkan bahwa Gubernur Banten, Rano Karno mempersembahkan drama kolosal Jenderal Besar Sudirman demi memeriahkan HUT TNI ke-70 itu. Dalam gladi resik juga ada peragaan Alat Utama Sistim Persenjataan (Alutsista) TNI.

Dari pantauan pada pukul 11.30 WIB, peragaan alutsita mulai dari memamerkan kendaraan-kendaraan yang digunakan anggota TNI seperti motor, panser, tank, sampai adanya peragaan oleh pesawat jet dan kapal tempur.

Bahkan, pesawat jet dan kapal tempur yang dipamerkan juga sempat mengeluarkan tembakan ke arah laut lepas. Sontak, hal tersebut membuat para warga yang datang menonton gladi resik itu dari pagi, berhamburan bergerak menuju ke arah pesawat jet dan kapal yang mengeluarkan tembakan.

Sebanyak 4731 prajurit dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) terlihat mengikuti gladi resik. Mereka menunjukkan kerapian berbaris dan kekompakannya.

"Salut sama TNI. Mereka memang disiplin, rapi, enak sekali dilihatnya," kata Bonny (32) salah seorang warga yang berada di lokasi menonton bersama keluarganya.

"Anak-anak, pada senang katanya lihat ini. Kami sudah datang dari pukul 07.00 WIB tadi," dia menambahkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Pasukan, Kolonel Laut Mugiono memaparkan, usai gladi resik, akan ada demo pesawat jet, kapal yang menembakkan peluru, serta anggota dari Marinir yang akan terjun ke laut.

"Prajurit harus militan dalam segala hal karena hanya dengan kekuatan bersama-sama akan menjadi kekuatan untuk itulah apabila dengan rakyat maka TNI akan kuat. Hanya dengan rakyat TNI akan kuat," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Tatang Sulaiman

Dari data yang berhasil dikumpulkan, diketahui TNI telah menyiapkan beberapa alutsista untuk demonstrasi. Di antaranya, 1 pesawat Fennex, 4 helikopter MI 35, 1 helli MI 17, 12 heli Bell 412, 43 kapal tempur kelas Sigma, 2 kapal tempur kelas MARF, 4 kapal perang kelas Amy, 11 kapal perang kelas Parchim, 4 kapal perang kelas SHS, serta 1 kapal selam.

Selain itu, ada juga 12 pesawat tempur Tiger 50, 10 pesawat tempur jenis Hawk, 12 pesawat tempur F-16, serta 9 jet Sukhoi SU27/30 juga bakal menghibur warga Cilegon. (viva)
Minggu, 4 Oktober 2015

Banyak Oknum Tentara Bikin Onar, Panglima TNI Minta Maaf
Panglima TNI
Jenderal Gatot Nurmantyo
      Berita Nasional :