Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan pihak terkait di pemerintahan untuk secepatnya memasang sistem peringatan dini bencana longsor di beberapa titik rawan banjir dan longsor, terutama di Banjarnegara.

Perintah itu disampaikan Jokowi dalam rapat kabinet terbatas yang digelar siang tadi, Rabu 17 Desember 2014, di Kantor Presiden.
Rabu, 17 Desember 2014

Presiden Perintahkan BNPB Pasang Alat Peringatan Dini Bencana
Dalam rapat itu, tak hanya wilayah Jawa Tengah yang harus dipasang sistem peringatan dini bencana. Tapi, itu juga dipasang di seluruh daerah di Indonesia yang saat ini dalam kondisi rawan bencana banjir dan longsor.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian tertentu menyatakan telah menyusun rencana kerja nasional menghadapi musim bencana banjir dan longsor di musim penghujan tahun 2014 hingga 2015.

BNPB sudah memiliki data daerah rawan bencana banjir dan longsor. Ada sekitar 40,9 juta penduduk yang saat ini bermukim di wilayah rawan bencana banjir dan longsor yang tersebar di 274 kota dan kabupaten.

"Pemasangan sistem peringatan dini longsor harus menyeluruh. End to end penanggulangan bencana adalah dari manusia ke manusia sehingga seluruh sistem komprehensif," kata Kepala BNPB, Syamsul Maarif, dalam keterangan tertulisnya.


Jumlah Korban Meninggal Longsor Banjarnegara 83 Orang

Tim Gabungan terus melakukan evakuasi pencarian korban longsor di dusun Dusun Jemblung Desa Sampang Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara. Hingga Rabu (17/12/2014) sore, sudah ditemukan total 83 orang meninggal dunia.

Dari hasil pencarian korban oleh Tim Gabungan di lokasi longsor di sektor 1,2,3 dan 4 dengan menggunakan alat sederhana hingga alat berat berhasil mengevakuasi 19 jenazah, Rabu.

"Dengan segala kerja keras tim Gabungan berhasil menemukan 19 jenazah. Jadi total jenazah yang telah dievakuasi sejak Jumat (12/12) hingga kini menjadi 83 jenazah," ujar Koordinator Posko Induk bencana longsor, Tursiman, Rabu (17/12/2014) malam.

Dia menambahkan, akibat longsoran tanah yang sebelumnya menutupi ruas jalan di sektor empat, kini sudah terbuka seluruhnya.

"Rencana, Kamis (18/12) ruas jalan di sektor 4 sudah bisa dibuka. Dan juga jembatan yang sebelumnya ambrol juga sudah dipasang pelat besi darurat," ungkapnya.

Namun demikian, sebelum ruas jalan provinsi yang berada di sektor 4 dibuka, Tim Gabungan akan membersihkan aspal jalan terlebih dahulu sebelum bisa dilalui oleh kendaraan.

       
Peneliti LIPI: Ada Potensi Longsor Susulan di Banjarnegara

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Adrin Tohari, memperkirakan ada potensi longsor susulan di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Potensi itu, menurut Adrin, berasal dari gerakan tanah, terutama pada material timbunan tanah longsor yang belum bergerak di bagian tengah lereng.

"Saya memperkirakan akan ada gerakan tanah susulan," kata Adrin usai Diskusi Publik di Media Center LIPI, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2014.

Adrin sebelumnya berada di lokasi bencana bersama tim BNPB dan Universitas Gadjah Mada. Dia mengatakan bahwa kemiringan lahan di kawasan mencapai 60 derajat. Kondisi itu menambah besar potensi longsor susulan.

Tanah di Dusun Jemblung tersusun dari tanah lempung. Kemunculan mata air gawir menandakan terdapat aliran air dalam tanah melalui rekahan atau bidang lemah di dalam lereng.

Adanya retakan yang muncul di punggung lereng atas berpotensi longsor susulan. Namun dalam hal ini Adrin belum bisa memastikannya.

"Berisiko atau tidak, saya belum bisa menjawab karena belum ada kajian lebih lanjut," ujar Adrin. (berbagai sumber)

Presiden Joko Widodo saat mengunjungi lokasi longsor yang menimpa Desa Sampang, Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (14/12/2014)

      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :