Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2015 @ majalahbuser.com
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merekapitulasi hasil pendaftaran pencalonan Pilkada serentak yang dibuka dalam rentang 26-28 Juli. Update KPU hingga pukul 00.00 WIB, Rabu (29/) dinihari, terdapat 705 pasangan calon (paslon) yang telah mendaftarkan diri ke KPU daerah.

"Kami telah menghimpun data sampai sekarang ini, itu 650 calon kada dari laki-laki, dan 55 kada dari perempuan," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam keterangan persnya di Media Center KPU, Jakarta, Rabu (29/7).
Rabu, 29 Juli 2015

Pilkada di 12 Daerah Terancam Diundur ke 2017
KPU memberikan keterangan pers tentang jumlah paslon yang mendaftar di pilkada seluruh Indonesia

Ia menuturkan jumlah tersebut merupakan gabungan dari pasangan calon maupun dari perseorangan yakni  576 paslon dari gabungan parpol, sementara dari perseorangan ada 129 paslon.

Husni mengatakan jumlah ini masih bisa bertambah mengingat di beberapa daerah tertentu masih terjadi proses pendaftaran berkasnya. "Sampai saat ini kami masih menghimpun informasi, ini bisa bertambah lagi, karena prosesnya masih berlangsung," ujarnya.

Terpisah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yakin 12 daerah yang diundur pendaftaran pilkadanya akan selesai sesuai jadwal pada 1-3 Agustus. Kemendagri telah melakukan lobi kepada para pengurus partai.

"Kan masih ada waktu tahap ke-2, sudah ada perubahan peraturan KPU untuk tahapan ke-2 dalam waktu 3 hari," ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015).

"Saya optimis yah untuk putaran ke-2 ini semua daerah 12 itu akan terpenuhi. Hasil lobi-lobi antar partai, saya sudah ketemu dengan pengurus partainya," sambungnya. Tjahjo yakin pihaknya tidak memerlukan Perppu untuk ke-12 daerah yang tertunda pendaftaran pilkadanya. Tjahjo masih yakin akan muncul 2 pasang calon di ke-12 daerah itu.

"Kalau KPU memang sesuai UU, setelah putaran kedua tiga hari kemudian tidak ada yang mendaftar ya daerah itu di drop untuk ikut 2017. Tapi ada pikiran anggota DPR, ada dari partai, kenapa tidak dibuat Perppu. Apakah misalnya 12 itu yang tidak ada calon dibandingkan 269 itu apakah masuk kategori kegentingan? Kan juga tidak," terangnya.

Dirinya tetap berpegang pada mekanisme KPU. Tjahjo mengimbau kepada seluruh parpol agar segera melakukan kompromi soal calon pilkada di 12 daerah itu. "Kan 50 persen plus satu. kan ada 12 parpol, dibagi kan bisa. kenapa takut?" ucapnya.

Tjahjo berharap juga adanya calon independen yang masuk di pilkada sehingga mencukupi dua pasang calon. "Kalau sudah ada calon indie kan sepanjang itu sah ya tidak masalah. kalau ada dua calon indie kan sah juga, tanpa perlu ada dukungan parpol. Yang penting ada lawannya," jelasnya.

Ada 11 daerah yang hanya punya calon tunggal kepala daerah, yaitu Kabupaten Blitar, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Timur Tengah Utara (Provinsi NTT), Kabupaten Serang (Banten), Kota Surabaya, Kabupaten Asahan (Sumatera Utara), Kabupaten Pacitan, Kota Mataram, serta Kota Samarinda.

1 Daerah, yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow, tak ada calon kepala daerah yang mendaftar.

KPU: Data Sementara, 705 Calon Sudah Mendaftar Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan rekapitulasi sementara hingga dini hari, sudah 705 calon yang mendaftar untuk pilkada serentak. 705 calon ini terdiri 650 calon kepala daerah/wakil kepala daerah yang berjenis kelamin laki-laki dan 55 calon kepala daerah/wakil kepala daerah  perempuan.

"Kami telah menghimpun data sudah ada 705 calon yang terdiri dari 650 calon laki-laki dan 55 perempuan. Begitu juga calon wakil dan perempuan," kata Ketua KPU Husni Kamil Malik di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015), dini hari.

Husni menambahkan untuk calon kepala daerah yang didukung parpol ada 576. Sementara, calon perseorangan ada 129.

"Ini sampai sekarang kami masih menghimpun informasi," sebutnya. Lanjutnya, dia menyebut data ini masih bisa berubah untuk bertambah. Pasalnya, daerah bagian Timur seperti  Papua belum terkapitulasi. "Kami masih menunggu. Ini masih bisa berubah," sebut eks Ketua KPU Sumatera Barat itu. (dtk)
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :