Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 – 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 – 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Kecelakaan antara kereta dengan truk tangki minyak yang terjadi pada Senin, 9 Desember 2013, bukanlah pertama kalinya terjadi di perlintasan kereta Ulujami-Bintaro Permai. Perlintasan ini terbilang "angker" karena kerap memakan korban jiwa. Kebanyakan dari korban tersebut merupakan pengendara kendaraan roda dua.
Rabu, 11 Desember 2013

'Angker' Perlintasan Kereta Ulujami-Bintaro
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dari kereta KRL yang terbakar di Perlintasan Ulujami, Jakarta, Senin (9/12)

Berikut beberapa peristiwa tabrakan lainnya di perlintasan kereta Ulujami-Bintaro Permai sepanjang 10 tahun terakhir.

# 11 Februari 2013
Kereta api Rangkas Jaya menabrak satu mobil dan satu motor. Kecelakaan ini melibatkan kereta api rute Rangkasbitung-Tanah Abang dengan mobil Toyota Avanza putih bernomor polisi B 1707 TOY dan motor Honda Beat hitam B 6676 VAJ. Dahlan, penjaga palang pintu perlintasan kereta, mengatakan saat kejadian mobil tersebut bersama tiga motor, parkir melewati palang pintu untuk menunggu kereta lewat.
Tiga orang terluka dalam kecelakaan ini. Mereka adalah Ustad Rohmat, warga Kampung Pedurenan RT 01 RW 06 Teratai, Cakung, Jakarta Timur; Iwan, 35 tahun, pengendara mobil; dan Ryan Hermawan, 25 tahun, pengendara motor, warga Jalan Plamboyang K 31/D 506 Pinang Griya Permai, Pinang, Tangerang. Darmawan menyebut kini para korban dirawat di Rumah Sakit Suyoto, Jalan RC Veteran, Bintaro.

# 23 Januari 2013
Seorang pengendara motor tewas tertabrak kereta api Kalimaya, jurusan Sudirman-Kebayoran Lama. Korban diketahui bernama Parjiono, 53 tahun, tewas setelah menerobos palang pintu perlintasan kereta api dengan menggunakan motor Vario bernomor polisi B 6365 NPZ. Korban langsung tewas di tempat dengan kondisi yang mengenaskan. Sepeda motor korban pun rusak parah akibat kencangnya hantaman kereta.

# 30 November 2010
Seorang pengendara sepeda motor Mio berjenis kelamin perempuan yang tertabrak KRL ketika sedang melintasi rel kereta api di perlintasan Bintaro Permai, Jakarta Selatan. Wanita tersebut langsung tewas di tempat. Kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

# 10 Juni 2010
Seorang pengendara sepeda motor tewas tertabrak kereta api di perlintasan kereta Ulujami, Jakarta Selatan. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban diketahui bernama Suwadi, 50 tahun, warga Jalan Permai Tengah, Jurangmangu Barat, Pondok Aren. Tubuh korban langsung terlempar dari motornya dan tewas di tempat kejadian. Korban mengendarai motor Supra Fit dengan nomor polisi B 6803 SHQ dan ditabrak kereta bernomor 903 jurusan Pondok Ranji-Kebayoran

# 5 Desember 2008
Kereta api ekspres jurusan Serpong-Kota menghantam pengendara motor Suzuki. Akibatnya pengemudi motor tersebut mengalami luka-luka serius. Peristiwa itu terhadi sekitar pukul 08.30 WIB. Motor Suzuki dengan nomor polisi B 6294 TNL ringsek dan pengendara sepeda motor, 23 tahun, dibawa warga ke RS Sutoyo Jalan Veteran untuk mendapatkan perawatan

# 25 November 2003
Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Serpong-Tanah Abang menabrak bus Metromini 71 jurusan Blok M-Bintaro di perlintasan Bintaro Permai. Akibatnya seorang penumpang bus meninggal di RS Fatmawati. Korban diketahui bernama Samsiati. Tabrakan terjadi karena pintu perlintasan tidak ditutup. Penjaga pintu perlintasan, Odih Wijaya, mengatakan bus Metromini dengan nomor polisi B 7848 EH melaju dari arah Kompleks Kodam Pesanggrahan menuju Tanah Kusir.
Sopir bus tidak tahu jika akan ada kereta lewat karena pintu perlintasan tidak tertutup. Penjaga tersebut tidak menutup pintu karena tidak ada pemberitahuan dari PPKA (Petugas Perjalanan Kereta Api). Sesaat setelah kejadian, Ali Murtado, 23  tahun, sopir Metromini tersebut, melarikan diri ke Pondok Aren, Tangerang, karena takut dikeroyok massa. (tempo)
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :