Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyebut perbedaan jumlah pembelian tank Leopard yang awalnya hanya 44 menjadi 164 tank bukan karena perencanaan yang salah atau penggelembungan.
Rabu, 22 Mei 2013

Menhan Senang Bisa Dapat 164 Tank Bekas dari Jerman
Ia menyebut sedari awal Indonesia ingin beli 44 tank baru, namun akhirnya beli bekas dengan jumlah lebih banyak, 164 tank. "Tidak (karena perencanaan yang salah), kami bisa beli yang baru tapi jumlahnya 44," kata Purnomo di Kompleks Istana Presiden, Selasa (21/5).

Purnomo kemudian menerangkan, perencanaan awal pembelian 44 tank itu berubah ketika proses negosiasi. Ketika itu, Indonesia ditawarkan bisa mendapat jumlah lebih banyak jika membeli tank bekas.

"Dengan uang yang ada, itu yang tadinya kami hitung dapat 44 tank Leopard, sekarang dapatnya 160. Ya kami senang dong. Tadinya dengan uang yang sama, kami dapat 44 brand new. Dengan uang yang sama, dapat 100 main battle tank lalu dapat 50 lagi medium battle tank. Total, kami dapat lebih dari 150. Ditawarkan seperti itu, ya kami senang dong," kata Purnomo.

Diakuinya kondisi tank yang akhirnya dipilih Indonesia merupakan tank yang bekas. Meski begitu, diingatkannya tank bekas itu sudah dilakukan modifikasi sehingga cocok dengan iklim tropis Indonesia.

"Bekas memang, tapi sudah dimodifikasi. Mereka itu terpakai untuk daerah-daerah tropis. Makanya namanya Leopard RI. Karena sudah disesuaikan yang bisa terpakai di daerah tropis," papar Purnomo.

Meski bekas, Purnomo memastikan pengecekan sudah dilakukan seakurat mungkin. Ia juga menilai, kondisi bekas tidak masalah asalkan masih masuk dalam masa pakai. "Yang penting lifetime, Kami mau itu. Lifetime-nya 20 tahun," sebut Purnomo.

Sebelumnya, pemerintah Kanselir Jerman Angela Merkel memberi lampu hijau kepada pembuat senjata berpusat di Dusseldorf, Rheinmetall AG, untuk menjual tank itu kepada Indonesia.

Adapun tank yang dibeli Indonesia yakni 104 Leopard 2 tanks, 50 Marder 1A2 infantry fighting vehicles, 4 Armored Recovery Vehicles to tow tanks out of trouble, 3 mobile bridge-layers, and 3 AEV armored engineering vehicles. (Metrotvnews)
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :