Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Kediri - Menjelang Pilihan Walikota (Pilwali) Kediri 2013, keutuhan persikmania, suporter tim sepakbola Persik Kediri terpecah.

Pasalnya, sejumlah oknum pengurus yang ancang-ancang maju dalam musyawarah besar (mubes) pilihan ketua Persikmania malah terlibat dalam politik praktis.
Selasa, 21 Mei 2013

Jelang Pilwali Kediri
Oknum Pengurus Terlibat Politik Praktis, Persikmania Pecah
"Para calon ketua FKSP (Forum Komunikasi Suporter Persik) merapat ke beberapa calon Walikota Kediri. Seperti kemarin hendak berangkat ke Mojokerto, ada yang meminta bantuan bus kepada Abdullah Abu Bakar (Wakil Walikota Kediri yang ikut dalam bursa Pilwali Kediri 2013). Ada juga yang ngeblok ke pak Sunardi (calon wakil walikota Kediri berpasangan dengan Samsul Ashar, calon incumbent)," kecam Widodo, selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Kaliombo, Kota Kediri, Selasa (21/5/2013).

FKSP merupakan wadah resmi persikmania. Masa jabatan Ketua FKSP Mohammad Hanif seharusnya berakhir pada 31 Desember 2012 lalu. Sehingga sebagian pengurus menghendaki adanya mubes, untuk memilih ketua persikmania yang baru.

Namun, sebagian pengurus lain menolak. Mereka berharap mubes digelar setelah Pilwali Kediri, 29 Agustus mendatang. Salah satunya adalah Widodo yang beralasan supaya keutuhan persikmania tetap terjaga.

"Sekarang ini penuh dengan intrik politik. Para calonnya malah berpolitik praktis. Persikmania seharusnya non politik. Menurut saya persikmania yang sekarang ini telah tersandra oleh ulah oknum. Sebenarnya hanya sedikit sekali oknum tersebut," tegas penyiar radio lokal Kediri itu.

Rencana mubes persikmania sendiri sampai kini masih pro dan kontra. Ketua FKSP Mohammad Hanif mengatakan, mubes akan ditentukan melalui pertemuan bersama seluruh pengurus FKSP, korwil dan tim 9 (penggagas mubes) di Mapolres Kediri Kota, pada 24 Mei mendatang.

Hanif tidak ingin para pengurus terjebak dalam kepentingan politik untuk memenangkan pasangan calon walikota dan wakil walikota Kediri. Sebab, sejak awal FKSP dibentuk, sebagai wadah suporter persikmania yang anti politik. Persikmania adalah organisasi yang netral dalam mendukung tim kebangganya Macan Putih di kancah sepakbola Indonesia. [beritajatim]
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :