Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Probolinggo - Teror kolor ijo kembali menghantui warga Kota Probolinggo. Tak satu pun pelaku berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian meski korbannya sudah mencapai puluhan. Kali ini, korban kebiadaban kolor ijo menimpa seorang gadis berumur 20 tahun.

Sebut saja namanya Bunga. Dia diculik dari rumahnya dan diperkosa di area persawahan yang hanya berjarak 300 meter dari rumahnya, Minggu (19/1/2014) dini hari.
Senin, 20 Januari 2014

Teror Kolor Ijo Kembali Menghantui Warga Probolinggo
Ironisanya, selain merenggut kegadisan bunga, kolor ijo juga menggasak 5 buah ponsel yang ada di dalam rumah korban di Jalan Argopuro Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Menurut pengakun Bunga saat di Mapolres Probolinggo Kota, saat itu dirinya sedang tidur pulas di kamar tengah. Akan tetapi, sekitar pukul 02.30 WIB, pelaku yang mnngunakan celana pendek berwarna hijau tiba-tiba sudah membekap dirinya. Setelah itu pelaku mengikat tangan dan mulutnya juga dilakban.

Sontak, dia tidak bisa minta tolong meskipun saat itu keluarganya sedang tidur pulas di kamar masing-masing. Selanjutnya, korban dibawa ke tengah sawah sekitar 300 meter dari rumahnya. Di sawah itulah, kolor ijo merenggut keperawannya.

Sebelum mengeksekusi korban, sosok kolor ijo yang berbadan tegap serta kulit hitam tersebut sempat mengancam korban dengan clurit. "Saya mau dibunuh kalau teriak. Saya sempat memberontak saat di sawah itu," jelas korban pada sejumlah wartawan saat di Mapolres Probolinggo.

Setelah puas melakukan aksinya, Kolor ijo tersebut langsung meninggalkan Bunga di tengah sawah. Sambil merintih kesakitan dan menangis, Bunga pulang dengan kondisi tubuh yang lunglai. "Dia langsung pergi kemana saya tidak tahu pak," jelas Bunga kepada petugas saat di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.

Anehnya, masih kata korban. Saat korban akan dibawa ke luar dari rumahnya, korban sempat berteriak meski mulut dilakban. Keluarga di rumah pun tidak ada yang mendengar teriakan sang gadis yang sudah 2 tahun lulus sekolah menengah kejuruan di Kota Probolinggo itu.

Seakan semua penghuni rumah sudah dihipnotis oleh kolir ijo saat menjalankan aksinya. "Satu pun tidak ada yang mendengar. Padahal, kalau hari-hari biasa. Saya kalau minum tengah malam itu, pasti ada yang mendengar. Sedangkan ini tidak," jelas korban.

Pihak petugas Polres Probolinggo yang menerima laporan korban menyarankan untuk melakukan visum terlebih lanjut ke RS dr Mohammad Sholeh Kota Probolinggo, sebagai bahan penyelidikan.

"Kami masih melakukan penyelidikan, dan tentunya kita harus bergerak dan menjaga ketenagan dan kenyamanan masyarakat," jelas Kapolres Probolinggo Kota AKBP Iwan Setiawan. (dtk)
Ilustrasi
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :