Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright . 2015 @ majalahbuser.com
Kediri - majalahbuser.com,  Bakti sosial pengobatan gratis relawan dr Haryanti - Drs Masykuri (HarMas) di Dusun Wates, Desa/Kecamatan Tarokan, Kediri dibanjiri masyarakat yang ingin berobat, Kamis (26/11/2015).

Malahan puluhan warga yang telah berobat dan memeriksakan kesehatannya enggan pulang karena menunggu kedatangan idolanya dr Haryanti Sutrisno.
Kamist, 26 November 2015

Dapat Pengobatan Gratis, Pasien Enggan Pulang
"Saya ingin berterima kasih bersalaman dengan Bu dokter Haryanti," ungkap Ny Siti (55).

Ungkapan senada juga dikemukakan Jali (60) yang mengaku memeriksakan sakit keju linunya.

"Kami berterima kasih di desa kami ada pengobatan gratis dari Harmas. Mudah-mudahan terus berlanjut," ujarnya.

Masyarakat yang telah memeriksakan kesehatannya itu baru meninggalkan lokasi baksos setelah bersalaman dr Haryanti. Puluhan warga dengan tertib antre satu per satu untuk bersalaman dengan dr Haryanti.

dr Haryanti Sutrisno yang hadir dalam kegiatan bakti sosial itu menyatakan, air bersih sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, ketersediaan air harus dijamin oleh pemerintah daerah.

Masih kata bu dokter (panggilan akrab dr Haryanti Sutrisno), selama lima tahun memimpin Kabupaten Kediri dia sudah berusaha menyediakan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran terpencil, salah satunya di Dusun Wates.

Menurutnya, pada tahun 2016 mendatang pemkab akan mendirikan sebuah embung sebagai tempat penampungan air bersih di daerah itu.

"Di dusun ini akan dibangun sebuah embung. Sehingga ketersediaan air bersih dapat tercukupi. Tetapi kalau memang masih belum mencukupi, nantinya akan dibangun tempat penampungan air yang lebih besar," katanya.

Melihat antusiasme warga, dr Haryanti menyalami satu per satu masyarakatnya. Tak lupa dr Haryanti juga mendoakan warga yang telah berobat semoga penyakitnya lekas sembuh. "Semoga lekas sembuh sakitnya,"kata bu dokter.

Baksos pengobatan gratis Relawan Harmas ini mayoritas dihadiri pasien berusia di atas 50 tahun. Namun ada beberapa pasien anak-anak yang terkena batuk pilek.

Sedangkan keluhannya sebagian besar, pegel linu, darah tinggi, asam urat, kencing manis, sesak napas dan gatal-gatal.

Menurut tim relawan HarMas, dr Partiwi, keluhan pasien yang datang masih didominasi pegel linu dan darah tinggi. "Ada beberapa yang mengeluh kulitnya gatal-gatal," jelasnya.

Terkait penyakit gatal-gatal yang dialami warga diduga berkaitan dengan kualitas air yang dipakai masyarakat. Disamping itu penyakit kulit juga dimungkinkan karena bersentuhan dengan tanah dan kotoran.

Lokasi Dusun Wates sendiri berada di pegunungan. Sehingga sumber air untuk keperluan sehari-hari berasal dari air embung yang dialirkan dengan pipa paralon dan selang.

Selain dr Haryanti, kegiatan baksos Relawan Harmas juga dihadiri mantan Wakil Bupati Drs Masykuri. Bahkan, Drs Masykuri menunggu sampai kegiatan baksos berakhir. (bsr1)

Bu dokter (X) saat mengunjungi baksos pengobatan gratis di Tarokan

      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :