Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Usaha pencarian Wisnu Tjandra (56 tahun) belum membuahkan hasil. Lebih sepekan, pihak keluarga kehilangan kontak dengan salah satu petinggi Grup Artha Graha itu.

Berbagai upaya dilakukan, termasuk meminta bantuan polisi, namun hasilnya nihil. Berhari-hari tidak ada kabar, hingga kini keberadaan Wisnu belum juga diketahui.
Rabu, 21 Mei 2014

Mengapa Petinggi Grup Artha Graha Hilang Misterius?
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan bahwa keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan Wisnu pada Minggu malam pekan lalu, 11 Mei 2014. Mantan suami artis Peggy Melati Sukma itu hilang, sehari setelah ziarah ke makam orang tuanya.

Keluarga tidak mengetahui secara pasti aktivitas mantan Wakil Presiden Direktur Bank Artha Graha itu, karena saat ini Wisnu tinggal seorang diri di bilangan Ancol, Jakarta Utara. Sementara itu, sanak familinya di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Lewat kakaknya, Anastasia Sintowati, penyidik memperoleh informasi bahwa pada Minggu itu, Wisnu pergi dari rumah sekitar pukul 18.00 WIB. Dia berangkat ke kantornya di gedung Artha Graha, Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan, dengan mobil Camry B 1818 PAR.

Wisnu tak lama di kantor, dia pergi lagi untuk mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Sudirman, dengan menumpang taksi Silver Bird.  Dari sana, Wisnu langsung menemui seseorang di Hotel Mulia, Senayan. Dan, dia bergegas menuju Gambir. Lalu, kembali lagi ke arah Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat.

Sampai di Thamrin, sambung Rikwanto, komunikasi keluarga dengan Wisnu terputus. Dia tidak bisa dihubungi. Alat komunikasi yang dibawa Wisnu semuanya mati, sehingga tidak dapat diendus di mana keberadaannya.

Sampai saat ini, polisi belum dapat memastikan apa penyebab hilangnya Wisnu. Apakah diculik, atau kemungkinan lain. "Mengapa dia menghilang, apakah berkaitan dengan pekerjaannya," kata Rikwanto, Senin 19 Mei 2014.

Untuk menggali informasi, polisi memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya sopir taksi Silver Bird yang mengangkut Wisnu terakhir kali.

"Belum diketahui, yang bersangkutan akan melakukan apa usai menerima telepon, kemudian ke Sarinah." Sopir taksi yang mengantar Wisnu hingga kawasan Sarinah mengaku tidak mengetahui apa-apa. Rekan kerja Wisnu turut diperiksa, untuk mengetahui ada tidaknya perselisihan dalam tugas. "Mengapa dia menghilang, apakah berkaitan dengan pekerjaannya," Rikwanto menambahkan.

Beberapa rekan Wisnu di Artha Graha, kompak menyatakan tidak ada masalah apa pun. Meski diakui, jika selama ini Wisnu memegang kendali beberapa proyek besar di Tanah Air.

Selain dari sisi pekerjaan, penyidik juga memeriksa keluarga orang kepercayaan Tomy Winata itu. Kontak telepon genggam Wisnu ikut dilacak. Termasuk, tempat-tempat yang disinggahinya sebelum hilang. "Tapi sejauh ini, belum ada hasil." Namun, Rikwanto memastikan, anggotanya masih bekerja di lapangan untuk menelusuri jejak Wisnu.


Tidak ada ancaman
Keluarga meyakini, tidak ada kejadian aneh sebelum Wisnu menghilang, termasuk ancaman dan teror. Namun, karena merasa khawatir berhari-hari tak pulang, kakak Wisnu akhirnya membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada Selasa malam, 13 Mei 2014.

Hilangnya Wisnu ini turut mengundang keprihatinan pemilik Grup Artha Graha, Tomy Winata. Tomy mengaku juga telah mengerahkan anak buahnya untuk melakukan pencarian.

"Seluruh rekan AGP (Artha Graha Peduli) mencoba mencari beliau, namun sampai sekarang belum tahu posisi keberadaan serta keadaan WT," kata Tomy. Dia berharap, Wisnu dapat segera ditemukan dan bisa berkumpul lagi bersama keluarga. "Mohon doa, agar WT selalu tetap dalam lindungan dari Tuhan YME."

Peggy Melati Sukma pun berharap yang terbaik untuk mantan suaminya. Dia berkicau di akun Twitter @peggymelatis, Senin dini hari tadi. "Tak ada rahasia bagi Allah..Sang Maha Pemilik Kejadian. Sang Maha Berpengetahuan. Terjadilah segala kehendak-MU #TetapBerdoa."

Tangan kanan Tomy Winata
Di jajaran Grup Artha Graha, Wisnu bisa dibilang sebagai tangan kanan Tomy Winata. Menurut catatan, Wisnu Tjandra kini menjadi direktur di PT Jakarta International Hotels & Development Tbk sejak Juni 2012. Dia juga menjadi juru bicara Artha Graha Network. Sebelumnya, Wisnu pernah dipercaya sebagai komisaris di PT Danayasa Arthatama Tbk.

Wisnu Tjandra adalah lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Dia bergabung dengan Grup Artha Graha sejak 1989. Kariernya melesat pada 2004, dengan menduduki posisi Wakil Presiden Direktur Bank Artha Graha.

Pada 2006, Wisnu Tjandra melamar Peggy Melati Sukma, bintang sinetron yang saat itu sedang naik daun. Namun, umur perkawinan pasangan ini singkat. Keduanya bercerai pada 2011. (viva)
Wisnu Tjandra
petinggi Artha Graha
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :