Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright . 2015 @ majalahbuser.com
Jakarta - Kecelakaan antara Metromini dan commuter line di lintasan Muara Angke, Jakbar telah sampai ke telinga Ketua DPD Organda DKI Shafruhan Sinungan.

Dia menyebut perlu ada revitalisasi sistem manajemen Metromini yang selama ini berantakan.
Senin, 7 Desember 2015

Ini Data 16 Korban Tewas Metromini Maut, 2 Korban Belum Teridentifikasi
"Sistem tata kelola tidak terkontrol, tanggung jawab pemiliknya juga. Ke depan, yang penting regulasi kan sudah tapi bagaimana revitalisasi wajib dijalankan dan sistem (pemilihan) pengemudi mesti selektif," ujar Shafruhan, Minggu (6/12/2015).

"Tadi pagi itu sama saja (sopir) ngajak penumpang bunuh diri. Hancur hati saya, amburadul memang Metromini manajemennya," keluhnya.

Pagi tadi, Metromini B80 menerobos palang perlintasan di Muara Angke, Jakarta Barat. Akibatnya, bus berwarna oranye itu tertabrak commuter line yang saat kejadian hanya berjarak 50 meter. Sopir Metromini Asmadi (35) tetap tancap gas meskipun commuter line yang tengah melaju sudah berjarak sangat dekat.

Shafruhan ke depannya berjanji akan menindaktegas Metromini ataupun Kopaja yang masih nakal. Bersama Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI, pihaknya berencana mencabut trayek kendaraan yang masih nekat tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

"Saya sih mau tindak tegas. Izin trayek sama Dishub cabut, tadi sudah koordinasi," kata Shafruhan.

Khusus untuk kecelakaan Metromini hari ini, Shafruhan meminta pertanggungjawaban dari pemilik bus atau Metromini untuk memberi santunan kepada keluarga korban yang tewas. Meski sudah mendapat dari Jasa Raharja, namun menurut Shafruhan Metromini juga harus memberi sebagai bentuk tanggungjawab moral.

"Pemilik diminta tanggung jawab secara moral, harus beri santunan kepada korban bukan hanya Jasa Raharja. Ini sebagai bentuk tanggung jawab. Semua harus direvitalisasi dan diremajakan, wajib," pungkasnya.



Sementara iru, Tim DVI Polda Metro Jaya dan ahli forensik RSCM telah selesai mengidentifikasi 16 korban dari 18 korban tewas kecelakaan kereta Commuter Line dengan Metromini. 2 Korban belum teridentifikasi.

Data korban disampaikan oleh Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak di RSCM, Jakarta Pusat, Minggu (6/12/2015).
Berikut data korban yang teridentifikasi:

1.Sarikah binti Salman (36) Alamat Kampung Taman Barang RT 09/03 Sindangsari, Pabuaran
2. Ong Le Huwa (60) alamat Krendang 03/05 nomor 28 Jembatan Lima, Jakarta Barat
3. Mellysa Dewi (25) alamat Desa Banjar baru 01/05 Kecamatan Nusawungu, Cilacap, Jawa tengah
4. Rani Rusmiati (22) binti Sahroni alamat Komplek Penggilingan 03/05 Pandeglang, Banten
5. Satijo bin Aburohim (53) alamat Kaligendeng, Jawa Tengah.
6. Suryana (14)
7. Ahmad Hador (37)  alamat Kecamatan Tiwulando, Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
8. Andi Bin Ajat (32) Warung Kiara, Bogor
9. Wahyu (46) alamat Kompkek Duri 05/14 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta barat.
10. Agus Muhamad Irfan bin Iin Tajudin (37) alamat Kampung Darawati, Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat.
11. Asmadi Bin hasim (34) alamat Ling wage, Kuningan, Jawa Barat
12. Adi Saputra , umur dan alamat belum diketahui
13. Sajan (55) alamat Kedung Bulu 05/05, Kecamatan Tambakreja, Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah.
14. Tujimin (39) bin Sadikun alamat Gang Balok IV, RT 04 RW04 kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat.
15. Shochibi bin Kasno (21) alamat Srengseng Pagar Barang, Tegal, Jateng
16. Sudikman (21)

Kombes Musyafak mengatakan, 2 korban yang belum teridentifikasi karena belum ada pihak keluarga yang datang ke RSCM.

"Setelah proses identifikasi maka kita buat surat kematian dan kemudian jenazah akan diurus kepulangan dengan menggunakan transportasi bisa menggunakan fasilitas RS dan atau keluarga," kata Musyafak. (dtk)
Bangkai Metromini B80 yang menerobos
palang perlintasan di Muara Angke
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :