Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
majalahbuser.com - Semarang. Rohmat Mujiono dipastikan tidak akan masuk ke dalam daftar calon sementara (DCS) partai Gerindra. Anggota Koimisi C DPRD Jateng itu sedianya mendaftarkan diri sebagai caleg DPR RI.

Namun karena ulahnya akhirnya Rohmat dinyatakan tidak lolos.  Hal ini disebabkan oleh penggerebekan yang dilakukan warga terhadap dirinya.
Jum'at, 26 April 2013

Selingkuh, Anggota Dewan di Grebeg Warga
Rohmat digrebek oleh warga saat berada di rumah seorang janda, di Dusun Mendak, Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Minggu (14/4). Rohmat dan janda tersebut diduga mempunyai hubungan spesial. Padahal Rohmat sendiri tercatat masih mempunyai seorang isteri yang sah.

"Pak Rohmat mendaftarkan diri sebagi anggota DPR RI, namun tidak  lolos. Salah satu alasannya ya karena kasus yang menimpanya di Wonogiri  itu." kata Abdul Wahid, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Tak diketahui secara pasti mengapa Rohmat Mujiono menginap di rumah janda itu.  Dan warga pun tidak tahu apa yang mereka lakukan. Namun massa yang melakukan penggrebegan tersebut menilai jika keduanya sering mengadakan kencan. Akhirnya kesabaran warga memuncak hingga melakukan penggrebegan pada Minggu malam (14/4).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jateng Heri Pudyatmoko, saat ditemui wartawan di Semarang mengatakan, Rohmat Mujiono terancam dipecat jika terbukti melakukan perzinaan dengan janda itu.

"Jika terbukti melakukan perzinaan atau perselingkuhan, sanksi terberat yang akan dijatuhkan adalah pemecatan," tegas politikus asal Kota Magelang, yang akrab di sapa dengan Heri Londho, itu.

Sehubungan dengan kasus tersebut, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dan segera meminta keterangan dari yang bersangkutan untuk klarifikasi. Sanksi tegas yang akan dijatuhkan terhadap Rohmat  sambil menunggu hasil penyelidikan yang sedang berjalan.  

Ketika dikonfirmasi perihal kejadian yang menimpa dirinya, Rohmat mengatakan keberadaannya saat itu hanya untuk mampir salat maghrib. Dia menduga ada pihak yang sengaja mempermasalahkan kedatangan dia di rumah seorang janda itu, karena kecewa masalah Pilkades.  Mengingat belum lama ini Kades yang menang dalam pemilihan adalah dari kader partai Gerindra. (hm/herlit)
ilustrasi
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :