Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Kamis, 2 Mei 2013, menjelaskan polisi telah menangkap dua tersangka teroris JM alias Asep dan Ovie pada pukul 21:30 WIB.
Jum'at, 3 Mei 2013

Polisi Tangkap Dua Teroris dengan Lima Bom Pipa
Boy menjelaskan Asep dan Ovie ditangkap di Jalan Sudirman, tepatnya di pertigaan Bendungan Hilir dengan barang bukti lima buah bom pipa yang sudah siap diledakkan.

"Tersangka berangkat dari kosnya di Jalan Bangka 2F, Pela Mampang, Jaksel," katanya. Saat ini, tim Densus lengkap dengan rompi dan senjata laras panjang masih menyisir salah satu rumah terduga teroris.

Warga di sekitar lokasi sudah ramai. Petugas melarang warga dan wartawan mendekati lokasi sasaran. Jarak antara petugas didalam dengan warga sekitar 100-200 meter. Dari pantauan jauh itu, terlihat ada belasan petugas yang berjaga-jaga sambil memantau dari berbagai sudut.


Polisi: Bom Teroris Akan Diledakkan di Kedubes Myanmar

Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror menggerebek kontrakan yang diduga sebagai markas teroris di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Ini merupakan pengembangan dari penangkapan dua teroris di Bendungan Hilir, Jakarta Selatan, Kamis malam, 2 Mei 2013.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penangkapan pertama berlangsung pada pukul 21.30. "Dari pemeriksaan pelaku, kami mendapati tempat lain di Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan," kata Boy dalam perbincangannya dengan tvOne.

Kontrakan di Pela Mampang ini, kata Boy, merupakan gudang logistik dan amonisi para teroris. Saat ini petugas masih memeriksa kemungkinan adanya bahan peledak yang membahayakan.

Dalam penggrebekan ini, ujar Boy, polisi menemukan lima bom yang siap mereka ledakkan. Selain itu, Tim Densus juga menemukan cairan kimia bahan peledak.

Lalu siapa mereka?

Boy mengatakan, dua tersangka ini ada kemungkinan kelompok baru yang masih ada kaitannya dengan kelompok lama. Rencananya mereka akan meledakkan bom itu di Kedutaan Besar Myanmar.


Penghuni Rumah Teroris Kemang Berdagang Air Isi Ulang

Detasemen Khusus Anti Teror Mabes Polri menggeledah sebuah rumah di Jalan Bangka 2F, Jakarta Selatan. Dalam surat laporan kepada RT setempat, rumah tersebut baru dihuni oleh dua orang selama tiga bulan terakhir.

Ketua RT setempat, Heru Bambang, menjelaskan rumah kontrakan dengan usaha air isi ulang tersebut dikontrak atas nama Julisman, dengan alamat gang Kembang Bunga RT 07 RW 07, Kebayoran Utara.

"Julisman di KTP kelahiran Jakarta, 31 Juli 1985," katanya, Jumat, 3 Mei 2013.

Julisman tinggal bersama pembantunya, Zainal Abidin, dengan alamat Jalan Bangka 8, RT 11, RW 03, Jakarta Selatan. Sehari-hari mereka berdagang air galon isi ulang.

"Yang punya kontrakan itu namanya Dwijayanom," katanya.

Suryani, tetangga depan rumah tersangka, menyatakan sehari-hari rumah tersebut dihuni oleh tiga orang, dua orang pria dan satu orang wanita menggunakan cadar. "Yang wanita baru seminggu tinggal di situ," katanya.

Ia mengaku tiga orang tersebut tidak pernah berbaur dengan tetangga. "Tidak pernah kenalan. Yang perempuan setelah melayani air isi ulang langsung masuk sedangkan dua orang pria sibuk main handphone terus," katanya. (viva)
lokasi penggerebekan teroris Bangka
      Berita Daerah  :

      Berita Nasional :