Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 – 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2011 @ majalahbuser.com
Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
Redaksi Iklan Pemasaran : Komplek Ruko Stadion Brawijaya  Jl. Ahmad Yani D-6  Kediri
Telp.(0354)-7000500 Fax. 0354 – 692543  E-mail : redaksi@majalahbuser.com
copyright . 2012 @ majalahbuser.com
Jakarta - Kubu Prabowo maupun Jokowi sepakat untuk menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilihan presiden (pilpres) yang dilakukan satu putaran. Bagaimana kemungkinannya? Siapa takut?

Sayang bahwa para pendukung Jokowi memperluas pemasangan slogan dan spanduk di mana-mana, dengan kalimat berbunyi “hanya kecurangan yang bisa membuat Jokowi-JK mengalami kekalahan”.
Sabtu, 5 Juli 2014

Prabowo - Jokowi Sepakat Pilpres Satu Putaran
Spanduk itu jelas tidak sportif dan bernada insinuatif.

“Spanduk itu mengesankan Jokowi-JK tidak bisa dikalahkan, kecuali dengan kecurangan,” kata peneliti politik Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Mohamad Nabil, kemarin.

Slogan dan spanduk itu jelas membuat banyak kuping jadi panas dan emosi jadi membara dalam menghadapi dinamika politik yang makin memanas. Bisakah kepala tetap dingin ketika hati dan jiwa kian panas? Itulah masalahnya.

Bagi kubu Prabowo-Hatta, dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pilpres satu putaran yang sudah final, maka keyakinan kubu ini untuk menang, makin meninggi.

''Pilpres diputuskan MK berlangsung satu putaran, siapa takut?'' kata Akbar Tanjung, politikus senior Golkar yang optimistis Prabowo-Hatta menang.

Peluang menang kubu Prabowo makin menguat karena elektabilitasnya dalam berbagai survei terus meningkat tajam. Pasca-debat capores, tak bisa dibantah bahwa elektabilitas Prabowo meroket, melampaui Jokowi.

Belakangan ini, Partai Demokrat pun resmi bergabung ke dalam koalisi Partai Gerindra yang sudah diperkuat PAN, PKS, PPP,Golkar dan PBB itu. Sehingga pamor Prabowo-Hatta makin kinclong. Bagi Prabowo, punya seribu teman terlalu sedikit.

“Dan kalau ada satu musuh, itu sudah terlalu banyak,” kata Prabowo.

Prabowo dan jokowi sudah sepakat untuk melaksanakan pemilu presiden yang jujur, adil, bersih dan bermartabat. Maka, menjelang berakhirnya masa kampanye, kubu Prabowo maupun Jokowi harus menghindari tindakan melakukan black campaign dan fitnah terhadap lawan politik.

Selain tidak simpatik, langkah semacam itu lebih sering menjadi blunder yang mencelakakan. Kedua kubu itu juga harus mencegah jangan sampai ada aksi anarkis, intimidasi maupun provokasi.

Dengan menguatnya elektabilitas Prabowo-Hatta yang menyalip Jokowi-JK, maka kubu capres nomor satu tidak boleh jumawa, dan tidak pantas untuk besar kepala.

Dengan titik pijak uraian di atas, pilpres yang hanya satu putaran, menemukan maknanya yang relevan: bermanfaat, efisien dan bersih dari segala bentuk kecurangan.

Pilpres diharapkan mampu menghadirkan pemimpin baru dan pemerintahan baru yang menjanjikan, komit, perduli dan membersitkan harapan. [inilah]
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :