Welcome to Our Website   www.majalahbuser.com
copyright . 2015 @ majalahbuser.com
Kediri - majalahbuser.com, Petani di wilayah kabupaten Kediri di bagian timur sungai brantas patut bersukur, mereka memiliki lahan pertanian yang lebih subur jika dibandingkan dengan petani di barat sungai brantas. 

Hal itu disampaikan cabub Haryanti saat mengunjungi gabungan kelompok tani (gapoktan), Tani Makmur desa Paron kecamatan Ngasem kabupaten Kediri.  Jum'at, 30/10/2015.
Jum'at, 30 Oktober 2015

Cabup Haryanti: Petani Jangan Dipaksa Beli Pupuk Paket
Kehadiran Calon bupati nomor urut: 1 di gubuk gapoktan Tani Makmur itu disambut tari remo dan pengurus gapoktan se kecamatan Ngasem.

Dihadapan sekitar 150 petani yang hadir pada kesempatan itu, cabub Haryanti berharap kepada petani untuk pintar memilih jenis tanaman yang menguntungkan, dan lebih mengutamakan pupuk organik.

"Disini tanahnya sangat subur, cocok untuk  tanaman padi, jagung dan lombok, jangan menaman kedelai nanti rugi, dan saya kira sudah saatnya para petani beralih ke pupuk organik dan mengurangi ketergantungan kepada pupuk anorganik," harapnya.

Kemudian Haryanti mencontohkan, bahwa di kecamatan Kepung sudah ada beberapa petani yang mencoba menanam padi memakai pupuk organik, dan hasilnya sangat baik. Harga beras yang dihasilkan bisa mencapai Rp 17.000/kg.

Selain itu, Cabup Haryanti juga prihatin atas aturan yang mengharuskan petani membeli paket pupuk, yaitu pupuk bersubsidi urea/ZA satu paket dengan ponska/petroganik.

Menurutnya, petani harus diberi kebebasn dalam memilih pupuk sesuai kondisi lahan dan kebutuhannya.

"Kami akan mengusulkan agar petani bisa bebas membeli pupuk sesuai kebutuhan, bukan pupuk paket" kata Haryanti yang disambut tepuk tangan para petani.

Ketika acara memasuki sesi tanya-jawab, tak seorangpun dari petani yang bertanya atau menyampaikan keluhannya. Menghadapi hal itu, Cabup Haryanti yang popular dengan sebutan bu dokter itu hanya tersenyum.

"Ya sudah, kalau belum ada pertanyaan, mungkin belum siap, rumah saya dekat sini, saya sering lewat sini, lain kali saya mampir kesini lagi untuk membahas masalah pertanian," pungkasnya.

Sekitar pukul 08.30 WIB, cabub Haryanti meninggalkan gubuk petani itu, kemudian Haryanti langsung menuju kecamatan Mojo. Disana Haryanti akan melihat kegiatan relawan Haryanti-Masykuri (HarMas) yang sedang melaksanakan bhakti sosial pengobatan gratis.

Sedang diskusi gapoktan se kecamatan Ngasem di gubuk Tani Makmur desa Paron terus berlangsung dipimpin oleh Yayuk, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). (bsr1)
cabub Haryanti (X)
X
      Berita Nasional :

      Berita Daerah  :